Hanya arsip

halaman asli ada di http://kolom-tutorial.blogspot.com

Antara Ketulusan dan Kebutuhan

Hidup adalah pilihan. Mau atau tidak mau kita tetap harus memilih jalan mana yang harus di tempuh, mau ke kanan atau ke kiri, maju atau mundur,lurus atau belok, diam atau bergerak. Semua jalan yang di tempuh pasti ada resiko yang akan di tanggung, ada konsekuensi yang harus di terima. Dan itulah yang sedang terjadi pada kang rohman, ketulusan kah atau kebutuhan kah yang harus di pilih. Mengerti apa yang sedang saya bicarakan? sebagian mungkin sudah mengertidan merasakan dan sebagian lagi tidak tahu dan tidak mau tahu.

Anda pengunjung setia blog ini? jika jawabannya bukan, maka anda tidak akan merasakan ada sesuatu yang ganjil dengan blog ini. Namun apabila jawabannya iya, maka anda akan merasakan sesuatu yang sangat berbeda dengan blog ini. Mulai dari template yang di rombak abis,postingan bahasa bule yang di paksakan, hilangnya link para sahabat dan lain lain dan lain lain. Anda tahu sebabnya? inilah saatnya kang rohman untuk menentukan pilihan yang sangat berat, memilih Ketulusan atau kebutuhan. Ketulusan hati untuk berbagi pengetahuan kepada khalayak ramai akhirnya harus di hadapkan kepada kebutuhan kang rohman yang harus di penuhi.

Secara jujur kang rohman sampaikan bahwa kang rohman tidaklah sukses mencari Sepotong Roti dari dunia periklanan, sebut saja Google adsense. dari sekian banyak iklan yang tersebar di seluruh blog kang rohman, hanya segelintir orang yang mau mengklik nya. Contoh dekat yang bisa di lihat adalah blog ini, dengan jumlah pengunjung rata-rata 750 pengunjung perhari dengan jumlah page views lebih dari 2000 perharinya, hanya segelintir orang saja yang mau berbagi dengan mengklik iklannya. Terasa sedikit mengecewakan memang, rupanya sungguh berat ya bagi anda untuk berbagi rezeki kepada saya (hmmmmm… terdengar seperti ratapan seorang pengemis di pinggir jalan yang meminta sekeping uang receh).

Dan akhirnya Kebutuhan lah yang mengalahkan ketulusan. Sekarang saya menjelma menjadi Si raja tega, saya hilangkan semua link para sahabat yang selama ini selalu terpampang, kini saya menjelma jadi seorang penjual link, sosok yang pelit berbagi link. Tengok saja ke bagian atas kanan blog ini, terpampang link-link aneh yang jika di buka ntah nyambung kemana, itu adalah link dari text link ads. Pihak text link ads tidak mau menerima blog ini jika terdapat banyak link para sahabat. So, keputusan harus di ambil antara Ketulusan atau Kebutuhan? dan akhirnya saya punharus menyerah kepada kebutuhan, kini saya tak lagi menjunjung tinggi nilai persahabatan.

Maaf kawan, kini engkau tak lagi mempunyai seorang teman yang tulus, kini temanmu menjelma menjadi seorang yang pelit.

Pintu maaf yang di harap dari anda semua.

4 April 2008 - Posted by | Uncategorized

12 Komentar »

  1. Yah telat deh, padahal baru pengen tuker link. Maaf ya kang kalo mengganggu. Padahal kalo disini saya punya kebiasaan salah pencet iklan. hehehe, Makasih ilmunya kang..
    Sukses truss

    Komentar oleh ferdha | 4 April 2008 | Balas

  2. wuuaahh.kang rohman terlalu berlebihan klo cm masalah tuker link aja sampai nyebut raja tega, persahabatan , ketulusan…etc (berarti kt semua anak durhaka karena nama bapak-ibu kita nggak di pasang di blog)…emang ukuran persahabatan dan kemanusiaan di ukur dr link di blog atau di ukur dr konten artikel…
    Hihihi..adooh jadi laper nih padahal dah makan 2 kali 😀

    Komentar oleh Iwan R | 4 April 2008 | Balas

  3. Walah..!! Bahasa kang rohman makin ngeri aja nih…!! Kalau saya Antara Ketulusan Dan Kebutuhan pilih yang mana ya..? hemm..Memang jika Kebutuhan telah menjadi prioritas seseorang maka, Ketulusan pun akan sirna. Begitu indahnya jika Ketulusan bisa menjadikan Kebutuhan…!! Jika masih ada ketulusan pada diri Anda…Coba lah Klik Andsennya Agar Kang Rohman mendapatkan Kebutuhannya..!!! Ga usah bingung dengan link kang..!! Ngeblog aja teyuuss..!! Merdeka..!!

    Komentar oleh Eko Priyanto | 4 April 2008 | Balas

  4. Insya Allah, berkah….

    Komentar oleh Administrator | 4 April 2008 | Balas

  5. ah.. kang Rohman.. saya jadi terharu
    ya.. saya bisa memahami hal seperti itu kang ..

    Tapi.. sungguh kang..saya sungguh sungguh berterima kasih untuk kesungguhan Kang Rohman selama ini ..melayani sekian banyak orang dengan mengorbankan keperluan pribadi.. tak banyak orang yang bisa berbuat seperti ini…

    Terus dijalur ini ya Kang.. jangan tinggalkan kami..kukenang kau sampai mati

    Komentar oleh W Aves | 5 April 2008 | Balas

  6. Sahabat juga sih, masa ngak mau klik Adsensenya kang rohman, Apa salahnya klik kan ngak ada ruginya. Coba bayangkan kalau rata yang klik 2 iklan saja sehari sudah berapa ? dengan begitu sama dengan membantu kang Rohman untuk ngebog.Emang Online ngak pakai duit. Kalau ngak keberatan juga klik adsense saya juga disini he he cari kesempatan juga.

    Komentar oleh stevanus | 6 April 2008 | Balas

  7. oh demi kebutuhan maka harus dilakukan, ngerti2 emang klau yang pemgunjungya banyak. bisa kaya’ gini

    Komentar oleh noki_afandi | 6 April 2008 | Balas

  8. Alhamdullillah yg diminta kang Rohman sudah sering saya lakukan, soalnya cuman itu jasa kang rohman baru bisa saya balas. sebelumnya saya ucapkan terima kasih ya kang.

    Komentar oleh Hakim | 6 April 2008 | Balas

  9. Kang Rohman, sabar ya…inilah dunia Ngeblog artinya blog yang banyak dikunjungi orang bukan berarti barang tentu banyak duit.

    KETULUSAN versus PROFIT jika aku boleh sebut untuk masalahnya kang Rohman ini. Jika masalahnya tidak mau memasang link sahabat bloger sebenarnya itu hanyalah bagian kecil dari ketidak tulusan kang Rohman.

    Sebenarnya ketulusan yang lebih besar adalah jika Kang Rohman masih bersedia ngeblog dengan kolom-tutorial ini, karena isi atau contentnya bermanfaat bagi pengunjung, tentu kami tahu isi blog kang Rohman ini sangat bermanfaat dan tidak perlu diragukan.

    Jika kita para blogger merasa blog ini bermanfaat ya tidak ada salahnya untuk mengklik iklan karena kita sudah dapat ilmunya, begitu bukan? barangkali inilah imbalan yang setimpal. Hanyalah pengertian dari pembacanya saja.

    Ini pesan untuk Kang Rohman bahwa dengan ketulusan dan keiklasan maka imbalan atau rejeki akan datang dari mana saja yang kita tentu tidak bisa memprediksinya.

    Jadi jangan kuatir kalau pendapat dari adsensenya berkurang hal itu mungkin wajar saja rejeki turun naik kadang banyak dan kadang sedikit.

    Keinginan orang kadangkala maunya naik terus sampai batas sudah tidak mungkin tercapai lagi dan pada kahirnya membuat kita menjadi lupa utuk tidak mensyukuri apa yang sudah kita dapatkan.

    Semua saya kembalikan kepada Kang Rohman seperti yang sudah diucapkan bahwa hidup ini adalah pilihan. Mana yang akan dipilih silahkan saja!

    Komentar oleh ysugiri | 8 April 2008 | Balas

  10. Hwarakadah, Jadi ngrasa ikut bersalah nih.

    Kang suhu Rohman adalah orang pertama yang saya anggap jadi guru saya sekaligus membuka mata ini ttg dunia blogging.

    Terus terang tanpa kolom tutorial kang Rohman saya gak ngerti apa-apa. Dan saya yakin banyak yang seperti saya. Banyak newbie yang telah mentas lewat tutorial kang Rohman.

    Sayang kebanyakan blogger adalah gratisan fanatic. (termasuk saya…he…he…Siapa juga yg gak suka gretongan)

    Bahkan sampe gak kepikiran donate dengan sekedar klik di mouse….

    Anyway, kebutuhan atau ketulusan adalah pilihan Kang Suhu. Namun saya masih berharap agar keduanya bisa berjalan bareng.

    Terus berkarya Kang Suhu, semoga rezeki anda kian lancar. Salam untuk keluarga…

    Komentar oleh opiniherry | 8 April 2008 | Balas

  11. Saya bisa mengerti keadaan kang rohman,dan saya harap temen-teman juga demikian.Kang rohman jadi menyadarkan kami betapa berharganya sebuah ilmu,ilmu dari kang rohman yang telah mengarahkan kami sehingga kami bisa paham dan mempraktekkan apa yang kami peroleh.Terima kasih kang,permintaan kang rohman tidak akan kami hiraukan.Semoga rejeki kang rohman lancar dan keluarga kang rohman tetap dijaga kesehatannya.Amin.

    Komentar oleh dedi | 8 April 2008 | Balas

  12. ASS WR WB,Baginda Rasul mengajarkan kita tentang teori keseimbangan, kang rohman adalah manusia yang mempunyai nilai keseimbangan yang sangat bagus, tetap pertahankan ya kang saluuuuuuuuuuuuuuutttttttttttttttt,

    Komentar oleh Hilmi | 11 Mei 2008 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: